PT Alkindo Naratama Tbk (IDX: ALDO) memasuki bisnis kemasan ramah lingkungan melalui tiga langkah yang saling berkaitan: mengakuisisi produsen kertas daur ulang, memperbesar kapasitas produksinya, lalu meluncurkan produk kemasan berbahan kertas tersebut. Rangkaian ini terekam dalam pemberitaan media ekonomi nasional sepanjang 2022, dan menjelaskan mengapa Aldo Pack dapat menyebut dirinya produsen, bukan perantara.

Artikel ini menyusun ulang rekam jejak tersebut dari sumber yang dapat diperiksa. Seluruh angka dan pernyataan berasal dari pemberitaan media dan katalog produk perusahaan, bukan dari klaim internal.

Titik awal: kertasnya diproduksi sendiri

Berbeda dari kebanyakan penjual kemasan yang membeli kertas dari pihak luar, Alkindo memiliki produsen kertasnya sendiri di dalam grup, yaitu PT Eco Paper Indonesia. Perusahaan ini mengolah karton bekas menjadi gulungan jumbo kertas coklat, dengan produk utama Kraft Liner, Eco Board, dan Core Board.

Pada Oktober 2022, Kontan memberitakan bahwa Eco Paper mengoperasikan satu mesin produksi berkapasitas 250 ton per hari dan sedang mengembangkan mesin kedua berkapasitas 500 ton per hari. Penambahan kapasitas inilah yang menjadi dasar target pendapatan perusahaan untuk tahun berikutnya.

Pembiayaan hijau dari BCA

Pada pertengahan 2022, sejumlah media memberitakan bahwa Alkindo melalui Eco Paper menerima pembiayaan hijau dari PT Bank Central Asia Tbk senilai sekitar Rp472 miliar. Pembiayaan tersebut ditujukan untuk pengembangan bisnis daur ulang kertas.

Pembiayaan jenis ini umumnya diberikan untuk kegiatan usaha yang memenuhi kriteria keberlanjutan tertentu, sehingga penyalurannya menjadi penanda independen atas arah bisnis perusahaan.

Peluncuran Hexa Wrap

Pada Juni 2022, Alkindo memperkenalkan Hexa Wrap. Beberapa media memberitakannya sebagai pengganti gelembung plastik pertama di Indonesia yang terbuat dari kertas coklat daur ulang berbentuk struktur sarang lebah, dengan tujuan mengurangi sampah plastik pada industri e-commerce.

Produk ini menutup rantai yang dibangun sebelumnya: karton bekas diolah Eco Paper menjadi kertas coklat, lalu dikonversi Alkindo menjadi kemasan. Bahan bakunya tidak dibeli dari luar grup.

Spesifikasi yang tercantum pada katalog produk 2024: gramatur 70 gsm, gulungan 50 cm x 200 meter dan 30 cm x 250 meter, dengan panjang khusus 50, 100, 200, dan 250 meter.

Kemasan makanan menyusul

Selain Hexa Wrap, pemberitaan pada periode yang sama menyebut paper bag dan paper box sebagai produk yang dikembangkan untuk wadah makanan, obat-obatan, dan kosmetik. Lini inilah yang kemudian dikenal sebagai Aldo Pack.

Katalog produk 2024 mencatat lima lini: paper box dengan empat belas jenis, paper bag dengan empat tipe, paper cup, paper bowl, dan Hexa Wrap, dengan total lebih dari lima puluh kode ukuran.

Ringkasan rekam jejak

PeriodePeristiwaSumber
1989Alkindo berdiri sebagai perusahaan konversi kertasProfil perusahaan
12 Juli 2011Tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode ALDOProfil perusahaan
2019PT Eco Paper Indonesia bergabung dalam grupProfil perusahaan
Juni 2022Peluncuran Hexa WrapKompas, Alinea, SWA
Juni 2022Pembiayaan hijau BCA sekitar Rp472 miliar untuk Eco PaperKontan, Neraca
Oktober 2022Pengembangan mesin kertas coklat keduaKontan
2024Katalog produk dengan lebih dari 50 kode ukurane-Catalog Alkindo

Mengapa rekam jejak ini penting bagi pembeli

Bagi pelaku usaha yang mencari pemasok kemasan, pertanyaan yang paling menentukan bukan siapa yang paling murah, melainkan siapa yang benar-benar memproduksi sendiri. Produsen menentukan spesifikasi dan jadwal produksinya sendiri, sementara pedagang ulang mengikuti ketersediaan di pemasoknya.

Rekam jejak di atas dapat diperiksa melalui pemberitaan media independen dan catatan perusahaan tercatat, bukan hanya melalui pernyataan di situs perusahaan sendiri.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa hubungan Aldo Pack dengan Alkindo?

Aldo Pack adalah merek kemasan kertas untuk industri makanan dan minuman milik PT Alkindo Naratama Tbk. Nama Aldo Pack, Alkindo, dan PT Alkindo Naratama Tbk merujuk pada perusahaan yang sama.

Apakah Alkindo memproduksi kertasnya sendiri?

Ya, melalui PT Eco Paper Indonesia yang berada dalam satu grup. Perusahaan ini mengolah karton bekas menjadi gulungan jumbo kertas coklat dengan produk utama Kraft Liner, Eco Board, dan Core Board.

Apa itu Hexa Wrap?

Honeycomb paper wrap dari Alkindo yang diluncurkan pada 2022, dibuat dari kertas coklat daur ulang berstruktur sarang lebah sebagai pengganti bubble wrap plastik. Tersedia dalam gramatur 70 gsm.

Sumber

Selengkapnya tentang perusahaan dapat dibaca pada halaman Tentang, dan daftar ukuran produk pada halaman katalog.

Aldo Pack · PT Alkindo Naratama Tbk

Butuh kemasan kertas untuk usaha Anda?

Sampaikan jenis menu, perkiraan volume harian atau bulanan, dan kota Anda. Tim kami mengirimkan rekomendasi ukuran, informasi minimum order, serta perkiraan harga lewat WhatsApp sebelum Anda memutuskan apa pun.

Konsultasi gratis via WhatsApp

Produsen langsung, bukan perantara · Dua fasilitas produksi di Bandung Barat · Lebih dari 50 kode ukuran · Minimum order mulai 10.000 pcs